Konfigurasi Mikrotik

1. Buka aplikasi Winbox, kemudian sambungkan laptop ke router Mikrotik menggunakan kabel LAN. Setelah terhubung, Winbox akan menampilkan daftar router yang terdeteksi. Pilih router yang muncul pada kolom MAC Address, isi kolom Login dengan admin, biarkan kolom Password kosong, lalu klik Connect untuk masuk ke tampilan utama Mikrotik.

2. Buka menu System → Reset Configuration, lalu centang bagian No Default Configuration dan Do Not Backup, kemudian klik OK. Ini bertujuan agar router kembali ke kondisi awal tanpa konfigurasi bawaan.





3. Setelah router di-reset, langkah berikutnya adalah mengatur Identity atau nama router agar lebih mudah dikenali. Buka menu System → Identity, kemudian isi nama router sesuai keinginanmu, misalnya “Annisa”, lalu klik OK.



4. Selanjutnya, atur password untuk keamanan router. Buka System → Password, masukkan password baru pada kolom yang tersedia, lalu klik Change agar tersimpan.




5. Kemudian, ubah nama pada interface agar tidak membingungkan. Masuk ke menu Interfaces, klik dua kali pada ether1, ubah namanya menjadi “Internet”, lalu klik OK. Lakukan hal yang sama untuk ether2 dan ubah menjadi “LAN”. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah mengenali port mana yang terhubung ke internet dan port mana untuk jaringan lokal.



6. Setelah itu, lanjut ke pengaturan Ether1. Karena ether1 digunakan untuk koneksi internet, buka IP → DHCP Client, lalu klik tanda tambah (+). Di kolom Interface, pilih ether1 (Internet), kemudian klik Apply dan OK.


7. Untuk Ether2, yang berfungsi sebagai jaringan lokal, buka IP → Address, lalu klik tanda tambah. Masukkan alamat IP pada kolom Address, misalnya 192.168.10.1/24, dan pilih Interface ether2 (LAN), kemudian klik OK.


8. Agar router bisa menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, tambahkan pengaturan DNS. Buka IP → DNS, lalu isi kolom Servers dengan alamat DNS Google, yaitu 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Setelah itu, centang opsi Allow Remote Request dan klik OK.



9. Berikutnya, aktifkan fitur NAT (Network Address Translation) supaya perangkat di jaringan lokal bisa mengakses internet. Caranya buka IP → Firewall, pilih tab NAT, lalu klik tanda tambah. Pada kolom Out. Interface, pilih ether1 (Internet). Setelah itu buka tab Action, ubah menjadi Masquerade, lalu klik OK.



10. Langkah terakhir adalah mengakifkan DHCP Server agar perangkat yang terhubung ke ether2 bisa mendapatkan alamat IP secara otomatis. Buka IP → DHCP Server, pilih tab DHCP, lalu klik DHCP Setup. Pilih interface ether2 (Local) dan klik Next hingga selesai.







Comments

Popular posts from this blog

INSTALASI DAN KONFIGURASI JARINGAN NIRKABEL DI CISCO PACKET TRACER

Konfigurasi IP Address dan File Sharing pada Laptop Client dan Server

SUBNETTING DAN ROUTING STATIC